SANGKANJAYA – 3 April 2026 Suasana mencekam menyelimuti akses utama menuju Puskesmas setempat. Jembatan penghubung utama yang menjadi urat nadi akses medis dilaporkan mengalami keretakan hebat dan nyaris roboh akibat Banjir besar yang mengikis tebing jembatan. Kondisi ini memicu aksi penyelamatan darurat untuk mengevakuasi Ibu Hamil. Siang itu, sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi jembatan pasca-banjir bandang mencapai titik kritis. Fondasi bawah telah roboh, menyisakan badan jembatan yang menggantung tanpa penyangga yang kokoh. Di saat itulah, Ibu Kapudah, yang tengah mengalami Hamil Besar, harus segera dipindahkan Karena ambulans tertahan di ujung jembatan, evakuasi dilakukan dengan cara estafet manual. Kejadian siang ini menjadi bukti nyata betapa rapuhnya keselamatan warga saat infrastruktur vital luluh lantak oleh alam, Jembatan kini menjadi saksi bisu perjuangan hidup dan mati. Warga berharap pemerintah tidak menunggu jembatan benar-benar jatuh ke dasar sungai sebelum memberikan bantuan permanen.